TPNPB telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan

TPNPB telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap 19 pekerja konstruksi PT Istaka Karya yang menyebabkan kematian dan satu Tentara Militer Indonesia (TNI) di Kabupaten Nduga, Papua. Namun, mereka mengakatan bahwa para pekerja adalah tentara, bukan warga sipil.

TPNPB telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan

Agenjudi212 – “Ya, kami melakukan operasi di Kali Aworak, Kali Yigi, dan di pos TNI Mbua dan kami siap untuk bertanggung jawab. Serangan itu dipimpin oleh komandan Makodap III Ndugama Egianus Kogeya dan komandan operasi Pemne Kogeya, ”kata juru bicara, Sebby Sanbom, dalam sebuah pernyataan tertulis pada hari Rabu.

Namun, Sebby membantah bahwa para korban adalah warga sipil, para pekerja tersebut adalah anggota Korps Insinyur Angkatan Darat Indonesia.

TPNPB telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan

Sebby mengatakan mereka telah mengamati para pekerja selama tiga bulan dan yakin bahwa mereka adalah tentara dari Zipur yang bekerja sebagai unit yang solid. Zipur adalah singkatan dari Zeni Tempur, unit tentara yang mengkhususkan diri dalam aspek teknik dan teknis dari infrastruktur pertempuran.

“Target kami tidak salah, kami tahu yang mana pekerja sipil dan mana anggota TNI Zipur, bahkan jika mereka memakai pakaian biasa,” katanya.

TPNPB telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan

Dia menambahkan bahwa orang Papua tidak meminta jalan trans-Papua para pekerja telah ditugaskan untuk bekerja.

“Melalui serangan ini, kami mengatakan kepada negara penjajah Indonesia bahwa kami bukan para penjahat bersenjata tetapi pejuang sejati untuk kebebasan Republik Papua Barat,” katanya. “Kami tidak meminta jalan trans-Papua atau pembangunan. Solusi untuk masalah Papua adalah kemerdekaan dan kedaulatan sebagai bangsa yang beradab. ”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *