Manchester United diberitakan membuka kesempatan lebih besar bagi Romelu Lukaku bergabung dengan Inter Milan. Setan Merah diberitakan siap untuk melakukan tukar tambah dengan Inter Milan, di mana mereka menginginkan Mauro Icardi dikirim ke Old Trafford.

Agen212 – Sejak paruh kedua musim ini, Lukaku diberitakan tidak bahagia di Manchester United . Semenjak ditangani Ole Gunnar Solskjaer, penyerang Timnas Belgia itu hanya menjadi pilihan kedua sang pelatih.Casino Online

Lukaku diberitakan tidak suka menjadi penghangat bangku cadangan. Untuk itu ia diberitakan sudah mulai meretas jalan untuk keluar dari Old Trafford pada musim panas ini.

Lukaku diberitakan akan pindah ke Italia. Ia disebut menjadi incaran Inter Milan, di mana pelatih mereka Antonio Conte diberitakan sangat menyukai gaya bermain Lukaku.

Akan tetapi, Inter diberitakan kesulitan untuk menebus mahar transfer Lukaku. Maklum, United mematok sekitar 80 juta pounds untuk sang striker, di mana angka ini di luar budget transfer Nerrazurri.

Inter Milan sendiri diberitakan mengajukan proposal tukar tambah bersama Manchester United Menurut laporan Express, MUmembuka peluang untuk opsi itu, di mana mereka ingin Mauro Icardi yang ditawarkan ke Old Trafford.

Pada awalnya, Inter Milan tidak menawarkan Icardi ke United. Mereka menawarkan sosok Ivan Perisic ditambah uang untuk jasa Lukaku.

Namun United menolak tawaran tersebut. Mereka disebut tidak membutuhkan jasa Perisic, dan mereka lebih tertarik terhadap Icardi karena United memang butuh penyerang berpengalaman dalam tim mereka.

Inter Milan disebut menyanggupi permintaan United ini. Pasalnya, Striker Timnas Argentina itu tidak masuk dalam rencana Conte musim depan, sehingga mereka ikhlas melepasnya ke Old Trafford.

Keinginan Romelu Lukaku untuk membela Inter Milan musim depan masih berada di awan kelabu. Striker Manchester United itu diberitakan baru bisa merapat ke Giuseppe Meazza jika Inter Milan sudah menemukan solusi untuk masa depan Mauro Icardi.

Nama Lukaku cukup sering diberitakan untuk bergabung dengan Inter Milan di musim panas ini. Ia diberitakan menjadi striker idaman Antonio Conte, di mana sang pelatih ingin membawanya ke Italia pada musim panas ini.

Lukaku sendiri diberitakan cukup antusias pindah ke Serie A musim depan. Ia merasa sudah saatnya mencari tantangan baru pasca hanya menjadi pemain cadangan di paruh kedua musim lalu.

Namun dilansir Telegraph, Lukaku tidak bisa dengan mudah untuk pindah ke Italia. Nasibnya disebut tengah berada di tangan striker Inter, Mauro Icardi.

Sejauh ini memang progress kepindahan Lukaku ke Inter cukup tersendat. Pihak Nerrazurri kesulitan untuk menebus mahar 80 juta pounds yang ditetapkan oleh Manchester United.

Inter sendiri tengah mencari akal untuk mencari uang sebanyak itu. Salah satu opsi paling memungkinkan adalah menjual pemain-pemain yang bernilai jual tinggi, salah satunya adalah Mauro Icardi.

Conte diberitakan sudah tidak mengkehendaki kehadiran sang striker di Inter, sehingga ia sudah menyuruh manajemen Inter menawarkan sang striker ke klub lain. Hasil penjualan Icardi yang diharapkan mencapai 100 juta Euro nantinya digunakan untuk membiayai transfer Lukaku.

Menurut laporan yang sama, Lukaku tidak terlalu ngotot untuk memaksa pindah ke Inter Milan pada musim panas ini.

Ia menghormati bahwa United mematok harga yang mahal untuk jasanya. Untuk itu ia menunggu Inter Milan menebus harga tersebut ketimbang memaksa pindah di musim panas ini.

Jika Inter gagal mencapai kesepakatan dengan MU, Lukaku diberitakan akan tetap bertahan di United musim depan sembari menunggu kembali usaha Inter untuk mendapatkannya.

Scudetto kedelapan bisa dibilang sebagai pencapaian besar, sebab mempertahankan gelar tersebut bukanlah perkara yang mudah. Maka dari itu, Sami Khedira selaku gelandang Juventus meminta publik untuk tidak memandang remeh pencapaian timnya itu.

Juventus dipastikan sebagai peraih Scudetto musim ini usai menang atas Fiorentina pada akhir pekan kemarin. Secara hitung-hitungan, skuat besutan Massimiliano Allegri tersebut sudah tak bisa lagi dikejar oleh pesaingnya yang menempati posisi dua, Napoli.

Itu merupakan gelar Scudetto kedelapan Juventus secara berturut-turut. Jelas bukan pencapaian yang remeh. Tapi tak sedikit orang memandang sebelah mata torehan tersebut lantaran menganggap bahwa Juventus seharusnya lebih mengincar gelar Liga Champions.

Memang, kesuksesan Juventus menguasai kompetisi domestik dalam delapan tahun terakhir tak pernah dibarengi dengan keberhasilan meraih gelar di pentas Eropa. Dalam kurun waktu yang sama, prestasi terbaik mereka pada ajang Liga Champions adalah runner-up.

Dan pada musim ini, upaya mereka kembali menemui jalan buntu. Pahitnya, Juventus tersingkir di tangan salah satu tim underdog, yakni Ajax Amsterdam. Kegagalan itu membuat banyak fans berang sehingga tak lagi memedulikan gelar Scudetto yang berhasil dikunci tiga hari kemudian.

Khedira meminta publik untuk tidak memandang sebelah mata hasil jerih payah timnya untuk mempertahankan Scudetto. Sebab, gelar tersebut di matanya bukanlah sesuatu yang bisa diraih dengan mudah.

“Ini adalah sesuatu yang spesial, yang tidak seharusnya diterima begitu saja. Ini adalah kesuksesan besar,” tutur Khedira seperti yang dikutip dari Football Italia.

Khedira pun mengakui tersingkirnya Juventus merupakan pil pahit yang harus ditelannya. Tapi ia meminta publik untuk maklum, sebab bukan hanya Juventus saja yang berharap bisa mengangkat piala bergengsi itu tiap musimnya.

“Liga Champions adalah salah satu target Juventus, tapi itu tak mudah: Tujuh atau delapan tim juga bermimpi untuk meraihnya,” tambahnya.

“Untuk alasan itu kami harus menerima tersingkir, meskipun itu sakit. Kami akan coba memenangkannya di masa depan,” tandasnya.

Ajax sendiri memang sedang tampil apik sebagai Giant Slayer pada musim ini. Sebelum Juventus, skuat asuhan Erik ten Hag itu juga sudah menyingkirkan Real Madrid yang merupakan juara musim lalu dan membuat Bayern Munchen kesulitan pada fase grup.