Manajer Manchestre City, Pep Guardiola, menyebut Premier League sebagai kompetisi paling berat jika dibandingkan dengan La Liga dan Bundesliga. Salah satu alasannya karena persaingannya begitu ketat.

agen poker online indonesia terpercaya – Guardiola sendiri berpeluang untuk membawa Manchester City mempertahankan gelar juara Premier League musim ini. Pasalnya saat ini The Cityzens masih menempati posisi kedua degan koleksi 92 poin atau tertinggal dua angka dari Liverpool. Namun posisi Sergio Aguero dkk bisa melesat ke pucuk klasemen andai mampu menumbangkan Leicester City, Selasa (7/5) dini hari WIB.

judi online  Guardiola yang pernah membawa Barcelona menjadi kampiun di La Liga dan Bayern Munchen di Bundesliga, mengaku merasakan kenikmatan persaingan yang berbeda di Premier League. Sang manajer bahkan sampai menyebut Liga Primer sebagai kompetisi paling berat yang pernah dia hadapi.

“Dari kualitas para rivalnya, tak diragukan lagi ini adalah yang paling berat. Itulah sebabnya bisa berada di atas sana rasanya luar biasa. Hanya satu tim yang akan membawa pulang hadiahnya dan yang lainnya akan merasa sedih di rumah,” ujar Guardiola kepada BBC.

“Tiba di tahap ini, dua laga tersisa dengan 92 poin, setelah 100 poin musim lalu, itu adalah kepuasan terbesar yang saya rasakan sebagai seorang manajer. Ini tidak mudah, jujur saja, dan para pemain melakukannya lagi.”

“Saya takkan bilang bahwa 100 poin musim lalu itu buruk dan kami tak puas dengan apa yang kami lakukan musim lalu. Tapi di saat yang sama, kami sempat tujuh poin tertinggal musim ini,” pungkasnya.