Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, mengakui bahwa Moise Kean melakukan kesalahan karena memprovokasi para pendukung Cagliari, namun juga menekankan bahwa para pelaku rasis tidak akan berhenti hingga mereka mendapatkan sanksi seumur hidup.

agenjudi212 – Il Bianconeri berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-0 dalam lawatannya ke Sardegna Arena, lewat sepasang gol dari Leonardo Bonucci dan Moise Kean, namun laga ini diwarnai oleh insiden rasisme setelah gol kedua oleh sang striker berusia 19 tahun itu pada menit ke-85.

judi online Kean merayakan golnya dengan membentangkan lengannya di hadapan para pendukung Cagliari seakan menantang mereka dan nyanyian rasisme, yang sebelumnya sudah terjadi, semakin lantang terdengar seusai kejadian tersebut.

“Dia mencetak gol lagi dan tampil dengan sangat baik pada babak kedua, sedangkan dia melakukan beberapa hal kurang lebih salah pada babak pertama,” ujar Allegri kepada Sky Sport Italia. “Saya tidak mendengar apapun dari tribun, sebab saya fokus kepada pertandingan. Anda memerlukan kecerdasan yang luar biasa untuk berhadapan dengan situasi seperti ini dan seharusnya tidak memprovokasi orang.

“Itu, tentu saja, tidak berarti saya membenarkan apa yang dilakukan oleh para idiot itu dalam kerumunan. Sebagaimana dalam hidup, ada orang-orang idiot yang melakukan hal-hal bodoh dan merusaknya untuk semua orang. Saya tidak ber bicara bahwa itu bisa membantu setiap saat. Saya tidak berpikir bahwa menunda laga akan membantu, sebab tidak semua di dalam stadion yang melakukan itu.

“Kami harus menggunakan kamera, mencaro mereka yang melakukannya dan menghukum mereka. Itu sangat sederhana, mengidentifikasi mereka dan tidak hanya menghukumnya selama setahun atau dua tahun, berikan mereka sanksi seumur hidup. Kami memiliki teknologi, itu bisa dilakukan jika otoritas bersedia untuk melaksanakannya. Masalahnya adalah mereka tidak benar-benar menginginkannya.”